THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, 21 Maret 2009

Metamorfosis Kehidupan


Metamorfosis ada dua macam, metamorfosis sempurna (hemimetabola) dan metamorfosis tidak sempurna (holometabola). Kelas Arthropoda seperti kupu-kupu adalah salah satu contoh hewan yang bermetamorfosis sempurna.. Subhanallah!!! Dari wujud ulat yang menjijikkan menjelmalah kupu-kupu yang bersayap cantik yang disukai banyak orang. Perkembangan seperti inilah yang seharusnya terjadi dalam kehidupan kita, semakin besar umur dan kedewasaan sudah sepantasnya kita bermetamorfosis menjadi orang yang lebih baik daripada sebelumnya.

Ironisnya, tidak sedikit orang yang menunjukkan kemunduran etika, moral, semangat untuk maju dan lainnya, justru saat tumbuh dewasa. Lihatlah anak kecil yang polos berebut mainan, bertengkar, cemberut dan tidak saling menyapa. Perhatikanlah bahwa pertengkaran tersebut tidaklah lama, beberapa saat kemudian anak kecil tersebut kembali bermain riang, tertawa, dan bercanda lagi seakan-akan tidak pernah terjadi pertengkaran yang terjadi beberapa saat sebelumnya, bandingkan dengan pertengkaran ala "orang dewasa" yang bisa memakan waktu berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, serta tak jarang menimbulkan kekacauan di muka bumi.

Metamorfosis sempurna seperti halnya ulat menjadi kupu-kupu, dari binatang buruk rupa dan sebagian besar merugikan makhluk hidup lainnya menjadi binatang bersayap cantik yang bisa menghibur anak kecil yang rewel seharusnya juga terjadi dalam kehidupan ini. Semakin dewasa seseorang semakin cantik budi pekertinya, semakin mengerti akan pentingnya hidup sebagai orang baik di dunia dan semakin mengerti pentingnya hidup berdampingan dengan orang lain, membina kedamaian dan hidup saling tolong menolong.

Perhatikan pula pada perkembangan metamorfosis kupu-kupu. Kupu-kupu tidak pernah mati dalam wujud awalnya (ulat) dia mati dalam wujud yang tetap cantik sebagai kupu-kupu. Begitulah yang seharusnya juga terjadi dalam kehidupan. Manusia seharusnya berusaha meninggalkan dunia ini dengan wujud baik, janganlah kembali pada wujud asal yang lebih buruk. Bagaimana dengan realita manusia akan kembali seperti anak kecil di usia tua (pikun)? hal tersebut sangat tergantung pada derajat "positive thinking" dalam menjalani hidup, semakin tinggi derajat ke-positive thinking-an maka semakin tinggi harapan untuk menghindari kepikunan dini.

Kunci dalam menyukseskan perjalanan metamorfosis sempurna tersebut adalah positive thinking, terus berjuang, dan berusahalah melakukan yang terbaik bagi diri kita maupun orang lain. Generasi-generasi penerus bangsa yang sukses dalam metamorfosisnya adalah generasi harapan yang dapat membawa negara dan hidup kita kepada kesempurnaan yang tak terukur dan tak terdeskripsikan... Semangat!!!

0 komentar: