Dokter?Sebagian besar orang tidak memungkiri dokter merupakan salah satu profesi favorit, khususnya di Indonesia. banyak orang tua yang mengidam-idamkan anaknya bisa masuk fakultas kedokteran, bahkan banyak juga yang rela mengorbankan beratus-ratus juta uang untuk dapat melihat anaknya menjadi dokter di kemudian hari. Namun, adakah yang menyadari bahwa sebenarnya seorang dokter memiliki tanggung jawab yang besar yang harus ia pertanggungjawabkan di dunia maupun di akhirat. menjadi seorang dokter bukanlah masalah prestige tetapi masalah mampukah kita menjadi dokter sebenar-benar dokter kelak???Jika kembali pada fitrah, dokter adalah pelayan kesehatan yang harus mampu mempertahankan kualitas kehidupan masyarakat, bukanlah sekedar mata pencaharian semata. Bayangkan apabila semua dokter menganggap profesinya adalah matapencaharian semata, maka mereka hanya akan memerdulikan kesehatan individu yang menjadi pasiennya, padahal jika suatu penyakit mewabah, maka akan banyak orang sakit termasuk orang yang tidak mampu pergi ke dokter karena alasan biaya, maukah dokter tersebut menanganinya???Mampukah mereka memberantas penyakit sampai ke akar-akarnya tanpa takut pasien berkurang???Karena pada kenyataannya, kualitas kesehatan meningkat, orang sakit berkurang, pasien berkurang, artinya dokter kekurangan sumber mata pencaharian mereka, input uang pun berkurang....
Namun, teman-teman sejawat calon dokter yang baik.....sekarang marilah kita bertekad untuk menjadi dokter sesuai fitrah, yang mau mengabdi pada masyarakat dan berusaha meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kolega sekalian yang masuk kedokteran dengan usaha keras,,,,kitalah harapan masyarakat kelak,,jadi goncangan dan hambatan sebesar apapun yang kita dapatkan pada masa kuliah yang berat ini, marilah kita terus bersemangat,,,terus belajar,, karena dokter bukan hanya profesi favorit, tapi profesi yang saat ini dibutuhkan masyarakat, dan bangsa ini. semangat....
Jumat, 28 November 2008
Fitrah Dokter: Pelayan kesehatan bukan sekedar mata pencaharian
Diposting oleh ima_sweety di 18.19
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 komentar:
ae ima..
ae gunawan..:-)
Posting Komentar